Haloo semua nya yang membaca blog ini, disini saya akan menceritakan tentang kenapa bermain game selalu dituduh efek negatif? Sepertinya anda pernah dengar kata-kata dari guru anda"Jangan bermain game itu membuat anda makin bodoh" kata dari ibu guru kalau bapak si jarang sekali mengatakan itu. Apalagi pengalaman saya pas saya masih sd telah mendengar kata-kata itu dari guru saya dan lucunya lagi singkatan PS yang artinya Playstation di ubah oleh guru saya menjadi Permainan Setan. Wah untung saja saya masih sd itu, kalau udah besar seperti sekarang saya sudah kudebatkan itu guru. Yaaa kesal sih enak saja main hakim sendiri, memangnya selalu negatif apa bermain game itu. Memang bisa membuat efek negatif kalau berterus-terus bermain, sama lah dengan penyakit contohnya jika kita terus-terusan makan yang bermanis maka bisa jadi bedampak diabetes , gigi berlubang dll. Semua akan berefek negatif jika anda melakukan terus-terusan (termasuk belajar) tanpa istirahat atau waktu luang. Maka dari itu berilah waktu bermain dan bereaktifitas jangan lupa dengan waktu ingat "Time is Money" + jangan lupa beribadah..
Baiklah saya akan menjelaskan dampak positif dalam bermain game namun saya akan bercerita terlebih dahulu berdasarkan pengalaman pribadi saya. Dimulai saya saat kelas 1 SD dimana saya telah mengenal PS dan computer. Pada saat itu saya telah mempunyai sahabat, awalnya ketemu kurang baik sih soalnya saya dan dia betabrakan gara-gara bermain "orek'an" sejenis permainan kejar-kejaran. Saya merasa malu karena di bilangin "Makanya jalan pakai mata", saya selalu mengingat kejadian memalukan atau penting dan tidak pernah lupa. Berbulan-bulan berlalu saya melihat dia lagi se antar jemput dengan saya. Saya ingat sekali mukanya karena di bilang begitu. Saya pun terkejut karena rumahnya sedepannya dengan rumah saya. Berlalu-lalu kemudian saya pun bosan pada hari minggu, saya pun mencoba mau ke rumahnya mau bermain sekalian mau minta maaf atas perbuatan saya waktu itu. Dan saya pun ke rumahnya dengan ditemani oleh abang saya, takutnya kata abang saya "nanti lu kena apa-apa kalau berbuat salah wkwk". Lalu dia pun keluar saat di panggil, saya mengenal namanya karena se antar jemput. Saya pun langsung bilang mau mengajak bermain dan mau minta maaf atas perbuatan saya. Awalnya saya canggung terhadapnya, tapi lama-lama saya hampir tiap minggu bermain ke rumah, Di sekolah pun saya tidak kalah juga pergaulan di komplek saya. Malahan semua orang mengenal saya , dengan pergaulan melewati game haha. Hmm saya akan percepatkan aja ceritanya. Orang-orang mengenal saya karena menjadi leader di clan game coc , yaaaaa saya dipilih karena saya jago sihh bukan mau sombong. Kami pun saling bercerita hal menarik, ke konyolan teman-teman saya, dan saling bercanda. Saya pun bisa mempelajari cara-cara mengatur orang agar orang tersebut bisa sesuai yang saya inginkan. Juga saya pun mahir dalam berbahasa Inggris karena di game selalu berbahasa Inggris. Sampai sekarang saya masih bermain dengan teman-teman lama.
Jadi manfaat dari bermain game, dapat disimpulkan dalam beberapa point di cerita tersebut sebagai berikut:
- Bisa menjadi sarana hiburan yang menyediakan interaksi sosial.
- Membangun semangat kerja sama atau teamwork ketika dimainkan dengan gamers-gamers lainnya secara multiplayer
- Meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri anak saat mereka mampu menguasai permainan.
- Mengembangkan kemampuan dalam membaca, matematika, dan memecahkan masalah atau tugas
- Membuat anak-anak merasa nyaman dan familiar dengan teknologi – terutama anak perempuan, yang tidak menggunakan teknologi sesering anak cowok.
- Melatih koordinasi antara mata dan tangan, serta skill motorik.
- Mengakrabkan hubungan anak dan orangtua. Dengan main bersama, terjalin komunikasi satu sama lain.
- Bisa membantu memulihkan kesehatan untuk beberapa kasus penyembuhan.
Yak sekian dari saya itulah cerita saya, kalau ada salah kata saya mohon ampun. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar